Putra: 0822-2667-4747; Putri: 0858-1500-0572; RA/TK: 0815-5325-6855 admin@alkhoirot.com

Pengertian dan Sejarah SPMB di Indonesia

SPMB merupakan singkatan dari Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru atau dalam konteks terkini Sistem Penerimaan Murid Baru, tergantung pada jenjang pendidikan yang dimaksud. Secara historis, SPMB merujuk pada sistem seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia yang digunakan pada awal 2000-an. Sistem ini lahir dari evolusi panjang seleksi masuk PTN, dimulai dari SKALU (Sekretariat Kerja Sama Antar Lima Universitas) pada 1976, kemudian SKASU, SIPENMARU (1983), UMPTN (1989), hingga berganti menjadi SPMB pada 2002 setelah penghapusan UMPTN. SPMB saat itu diselenggarakan secara serentak oleh konsorsium PTN untuk menghemat biaya dan waktu calon mahasiswa, dengan ujian tertulis sebagai dasar utama. Namun, pada 2008, SPMB digantikan oleh SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) karena polemik pengelolaan keuangan, yang kemudian berevolusi menjadi SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) dengan jalur SNBP (prestasi) dan SNBT (tes) seperti sekarang.Di era modern (sejak 2025), istilah SPMB lebih sering digunakan untuk Sistem Penerimaan Murid Baru pada jenjang pendidikan dasar dan menengah (TK, SD, SMP, SMA/SMK), menggantikan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru). Perubahan ini berdasarkan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, bertujuan meningkatkan transparansi, keadilan, dan pemerataan akses pendidikan dengan menghindari manipulasi zonasi administratif.

Baca juga: Pendaftaran Pesantren untuk Santri Putra 2026/2027

SPMB Saat Ini: Fokus pada Penerimaan Mahasiswa Baru

Dalam konteks perguruan tinggi, SPMB secara umum mencakup semua jalur penerimaan mahasiswa baru, baik di PTN maupun PTS, termasuk seleksi nasional dan mandiri. Jalur utama di PTN melalui SNPMB 2025 meliputi:

  • SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi): Berdasarkan nilai rapor, prestasi akademik/non-akademik, dan portofolio. Kuota minimal 20-30%.
  • SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes): Menggunakan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) yang mengukur penalaran, bukan hafalan. Peserta boleh memilih hingga 4 program studi, dan hasil UTBK berlaku hanya satu tahun.
  • Seleksi Mandiri: Dikelola masing-masing PTN/PTS, sering menggunakan kombinasi UTBK, tes internal, nilai rapor, atau wawancara. Contoh: SPMB UNS, SPMB PKN STAN, atau SPMB Poltekkes Kemenkes.

Beberapa institusi seperti Universitas Sebelas Maret (UNS), Politeknik Keuangan Negara STAN, dan Poltekkes masih secara spesifik menggunakan nama SPMB untuk seleksi mereka, dengan jadwal dan persyaratan tersendiri (misalnya tes kesehatan untuk Poltekkes atau jalur pembibitan untuk PKN STAN).

Perbedaan SPMB dengan Sistem Sebelumnya dan Tips Persiapan

SPMB berbeda dari sistem lama seperti SIPENMARU/UMPTN yang lebih fokus ujian tertulis serentak, atau SNMPTN/SBMPTN yang terpisah jalur undangan dan tes. Kini lebih fleksibel, inklusif, dan berbasis data digital melalui portal.snpmb.bppp.kemdikbud.go.id. Bagi calon mahasiswa, persiapkan akun SNPMB sejak awal, pantau jadwal resmi (peluncuran SNPMB 2025 sudah pada Desember 2024), dan pilih jalur sesuai prestasi atau kemampuan tes. Untuk PTS atau institusi khusus, cek situs resmi masing-masing seperti spmb.uns.ac.id atau spmb.poltekkes.Jika Anda mencari SPMB untuk jenjang sekolah dasar/menengah atau institusi tertentu, beri tahu detail lebih lanjut agar informasi lebih spesifik.